Tidak Belajar Sehari adalah Sebuah Kesalahan.
Tidak Belajar Seminggu adalah Sebuah Kebodohan.
Tidak Belajar Setahun adalah Sebuah Kemiskinan dan Kemelaratan.
Dan TIDAK BELAJAR Seumur Hidup adalah Sebuah Warisan Yang Berbahaya buat Keturunan.

Senin, 11 April 2011

Nikmati dan syukuri


Dalam hidup ini kita harus hadapi,jalani,nikmati dan syukuri.karena hidup suatu anugrah dari sang maha pencipta…hadapi dan jalani apapun maslahnya,karena orang hidup tidak lepas dari suatu masalah jadikan hati kita seluas samudra yg bisa menampung dan menyelesaikan suatu masalah .

emang kadang hidup ini tidak adil,itu kenyataan yg tidak bisa dihindarkan mengeluhpun tidak ada gunanya dan tidak merubah suatu apapun..Kehidupan akan terus mengalir seperti air,begitu banyak orang mengeluh tentang dirinya mungkin begitu banyak masalah yg dihadapinya ada juga yg bilang dirinya tidak berguna dan menyalahkan Tuhannya…bagai mana bisa…!!!

Ingat …kita ini pemenang sejak lahir,kita ini salah satu seperma yg lolos keruang rahim,kita melawan ribuan seperma begitu banyak yg ingin lolos keruang rahim,cuman kita yg lolos keruang rahim karena kelincahan dan kecepatan kita sehingga berhasil masuk,kemudian Tuhan meyempurnakan kita lalu diberi ruh dan jiwa kemudian dikeluarkan ke alam ini seharusnya kita ini bangga dan bersyukur….Bergembiralah karena tuhan tidak pernah menyuruh tuk bersedih…dan bersedihlah bila melihat sesama(mahluk hidup termasuk alam) menderita dan rusak.

Allah swt menciptakan kita untuk digunakan dan berguna karena tuhan tidak pernah membuet sampah didunia ini hanya kita yg membuat sampah,jadi berbuat baiklah antar sesama..Begitu banyak alam ini memberi kepada kita,begitu juga alam ini membutuhkan perlindungan dan perhatian kita…kenapa kita hanya bisa merusak dan merusak kenapa hanya mau enaknya aja….??? kita sebagai manusia aja bisa marah tentu alam ini juga bisa marah kalo tidak diperhatiin dan tidak dijaga kelestariannya.

Sebenernya dalam hidup ini imbal balik/pantulan seperti kita melempar sebuah bole ke dinding kemudian bola itu balik lagi kekita…Apabila kita berupaya baik maka yg akan balik kekita lebih baik dan apa bila berbuat buruk maka yg akan balik keburukan….

Emang kadang hidup itu gak adil mengeluhpun tidak merubah suatu apapun…maka bertindaklah seperti orang lain lakukan dan berbuatlah yg tidak lajim yg tidak mungin menjadi mungkin itu yg membuat kita bernilai dan berharga…Ingat Tuhan tidak merubah suatu hambanya kecuali diri kita yg merubahnya itu dalam pirmannya…Tuhan hanya memberi petunjuk dan jalan,tentu dgn dua jalan dan kedua-duanya mempunyai resiko..maka ambilah yg resikonya memuliakan kita lakukanlah dgn jalan yg baik dan santun…perhatikan beribi-ribu tahun orang telah membuktikan hanya berupaya baik hasilnya akan baik…

Keberhasilan bukan sebuah takdir,tapi hasil kombinasi dari Do’a,Impian dan bersungguh-sunguh dalam berusaha dan bersukur apa yg sudah diberi dari sang maha kuasa…

Wujudkanlah impianmu,lakukanlah dan wujudkan impianmu yg terdekat/impian yg kecil2 dulu yg sesuai dgn kemampuan kita….dengan impian yg kecil-kecil lama-lama akan terkumpul menjadi besar dengan seiring jalannya waktu…Ingat keraguan adalah yg pertama kali membunuh impian kita,maka lakukanlah seakan kamu akan hidup lebih lama dan berdo’a seakan kamu akan mati besok…

Kegagalan bukan akhir dari segalanya..Perhatikan berapa banyak orang yg sering gagal menjadi orang hebat dan sukses….kalo mau gagal ,sekalian gagal yg besar…

Setialah pada kebaikan dan kebenaran…

Saya belajar ....


Saya belajar, bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya. Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai...

Saya belajar, bahwa butuh waktu bertahun-tehun untuk membangun kepercayaan dan hanya beberapa detik saja untuk menhancurkannya...

Saya belajar, bahwa sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan banyak hal dan kami selalu memiliki waktu terbaik...

Saya belajar, bahwa orang yang saya kira adalah orang yang jahat justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya kembali serta orang yang begitu perhatian pada saya...

Saya belajar, bahwa persahabatan sejati senantiasa tumbuh walau dipisahkan oleh jarak yang jauh. Beberapa di antaranya melahirkan cinta sejati...

Saya belajar, bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang saya inginkan, bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya...

Saya belajar, bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain, kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus-menerus...

Saya belajar, bahwa lingkungan dapat memengaruhi pribadi saya, tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang telah saya lakukan...

Saya belajar, bahwa dua menusia dapat melihat sebuah benda, tapi kadang dari sudut pandang yang bebeda...

Saya belajar, bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki, tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya...

Saya belajar, bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di dunia ini, semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali saya ingin sakit hati...

Saya belajar, bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya...

Saya belajar, bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan berarti saya harus benci dan berlaku bengis...

Saya belajar, bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering di ambil segera dari kehidupan saya...

Selamat belajar……. !!!

Tidak Belajar ???


“Tidak Belajar Sehari adalah Sebuah Kesalahan”
“Tidak Belajar Seminggu adalah Sebuah Kebodohan”
“Tidak Belajar Setahun adalah Sebuah Kemiskinan dan Kemelaratan”
“Dan TIDAK BELAJAR Seumur Hidup adalah Sebuah Warisan Yang Berbahaya buat Keturunan”

Berbagai cara untuk mati…



- Bugee jumping gak pake tali
- makan sup sianida
- main kubur-kuburan sedalam 3 meter, dibuka lagi setelah 1 minggu
- maen gelitik-gelitikan ma singa liar
- nonton tipi sambil minum sirup baygon
- ngorek kuping pake pisau sampe ke otak..
- maen arung jeram di niagara
- naik gunung merapi pake celana pendek, sendal jepit, kaos oblong, ga bawa makanan
- nyobain di gelitikin ma listrik PLN
- maen gaplek di rel kereta api pas mau lewat keretanya
- nyelam bareng hiu yang lagi puasa selama 2 bulan
- selingkuhin pacar homo
- ikutan antri buat jadi pasien ponari

Ada banyak cara untuk mati, banyak orang yang ingin sekali mati karena berbagai hal berat dalam hidupnya dan putus asa dalam menjalani hidup…

Namun taukah kita bagaimanakah cara untuk berjuang hidup?????


untuk hidup perlu Keberanian dan Hati Pantang Menyerah…

A Blind Man Story



Seorang anak laki2 tunanetra duduk di tangga sebuah bangunan dengan sebuah topi terletak di dekat kakinya. Ia
mengangkat sebuah papan yang bertuliskan: ‘Saya buta, tolong saya.’ Hanya ada beberapa keping uang di dalam topi itu.

Seorang pria berjalan melewati tempat anak ini. Ia mengambil beberapa keping uang dari sakunya dan menjatuhkannya ke dalam topi itu. Lalu ia mengambil papan, membaliknya dan menulis beberapa kata. Pria ini menaruh papan itu kembali sehingga orang yang lalu lalang dapat melihat apa yang ia baru tulis.
Segera sesudahnya, topi itu pun terisi penuh. Semakin banyak orang memberi uang ke anak tuna netra ini. Sore itu pria yang telah mengubah kata-kata di papan tersebut datang untuk melihat perkembangan yang terjadi. Anak ini mengenali langkah kakinya dan bertanya, ‘Apakah bapak yang telah mengubah tulisan di papanku tadi pagi? Apa yang bapak tulis?’

Pria itu berkata, ‘Saya hanya menuliskan sebuah kebenaran. Saya menyampaikan apa yang kamu telah tulis dengan cara yang berbeda.’ Apa yang ia telah tulis adalah: ‘Hari ini adalah hari yang indah dan saya tidak bisa melihatnya.’
Bukankah tulisan yang pertama dengan yang kedua sebenarnya sama saja?

Tentu arti kedua tulisan itu sama, yaitu bahwa anak itu buta.
Tetapi, tulisan yang pertama hanya mengatakan bahwa anak itu buta. Sedangkan, tulisan yang kedua mengatakan kepada orang-orang bahwa mereka sangatlah beruntung bahwa mereka dapat melihat. Apakah kita perlu terkejut melihat tulisan yang kedua lebih efektif?

Moral dari cerita ini: Bersyukurlah untuk segala yang kau miliki. Jadilah kreatif. Jadilah innovatif. Berpikirlah dari sudut pandang yang berbeda dan positif.

Ajaklah orang-orang lain menuju hal-hal yang baik dengan hikmat. Jalani hidup ini tanpa dalih dan mengasihi tanpa rasa sesal. Ketika hidup memberi engkau 100 alasan untuk menangis, tunjukkan pada hidup bahwa engkau memiliki 1000 alasan untuk tersenyum.
Hadapi masa lalumu tanpa sesal.
Tangani saat sekarang dengan percaya diri.
Bersiaplah untuk masa depan tanpa rasa takut.
Peganglah iman dan tanggalkan ketakutan.

Orang bijak berkata, ‘Hidup harus menjadi sebuah proses perbaikan yang terus berlanjut, membuang kejahatan dan mengembangkan kebaikan… Jika engkau ingin menjalani hidup tanpa rasa takut, engkau harus memiliki hati nurani yang baik sebagai tiketnya.

Hal yang terindah adalah melihat seseorang tersenyum..
Tapi yang terlebih indah adalah mengetahui bahwa engkau adalah alasan di belakangnya! ! .

Cinta dan Waktu


Alkisah disuatu pulau kecil tinggallah benda-benda abstrak seperti cinta, kesedihan, kekayaan, kebahagiaan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.

Suatu ketika datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan segera menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat segera menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tiodak dapat berenang dan tidak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai untuk mencari pertolongan. Sementara itu air semakin naik dan mulai membasahi kaki Cinta.

Tak lama kemudian Cinta melihat kekayaan sedsng mengayuh perahu. “Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!” teriak Cinta. “Aduh maaf Cinta, perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tidak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu diperahuku ini.”

Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali namun kemudian dilihatnya kegembiraan lewat dengan perahunya. “Kegembiraan, tolong aku!”, teriak cinta. Namun Kegembiraan terlalu bergembira menemukan perahu sehingga ia tidak mendengar teriakan Cinta.

Air makin tinggi membasahi sampai ke pinggang dan cintapun mulai panik. Tak lama kemudian lewatlah Kecantikan.”Kecantikan , bawalah aku bersamamu”, teriak Cinta. “Wah Cinta, kamu basah dan kotor, aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku ini”, sahut Kecantikan.

Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itulah lewat Kesedihan. “Oh Kesedihan bawalah aku bersamamu”, kata Cinta. “Maaf Cinta, aku sedang sedih, dan aku ingin sendirian saja…”, kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta sudah mulai putus asa, ia melihat air semakin naik dan akan segera menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah terdengar suara, “Cinta, mari segera naik perahuku”. Cinta menoleh ke suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat ia naik ke perahu itu tepat sebelum air menenggelamkannya.

Di pulau terdekat orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itulah Cinta baru sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang telah menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakan orang tua itu kapada penduduk tua di pulau, siapa sebenarnya orang tua itu. “Oh, orang tua itu tadi?, dia adalah Waktu,” kata orang-orang tersebut. “Tapi kenapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalkupun enggan untuk menolongku”, tanya Cinta heran. “Sebab hanya waktulah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari cinta itu…”.

Ketahuilah ........

Perlombaan yang paling penting dalam hidup ini, adalah berlomba melawan DIRI SENDIRI